Diskusi Buku di Kios Buku Cak Tarno. Foto: Media Indonesia/Adam DP

Kios Buku Cak Tarno

Diskusi Buku di Kios Buku Cak Tarno. Foto: Media Indonesia/Adam DP

Kalau anak UI Depok, mungkin udah pada tau ya toko buku kecil di gang kober, dekat stasiun UI.

Lah, Nyonya Buku pakai nyasar. 😀

Tapi ‘penyasaran’ itu berbuah manis kok. Soalnya tempatnya asyik.

Sabtu(8/5), ada acara bedah buku Manusia Politik karya Robertus Robet. Menarik karena pada buku itu Robertus Robet menjelaskan cara pandang Slavoj Zizek atas subyek radikal dan politik emansipasi di era kapitalisme global.

halaahh,… opo kuwi…

Jujur aja, Nyonya Buku juga enggak terlalu mudheng. Yang bikin menarik hati ialah Zizeknya itu sendiri. Zizek ialah filsuf Slovenia yang dijuluki elvis of the cultural studies. Silahkan cari di Youtube, Anda akan menemui sejumlah kuliah umum dan wawancara ‘sinting’ Zizek. Di Eropa Zizek populer. Pun di New York. Saat ia memberi kuliah umum di Union Central dekat NYC, akhir tahun lalu, alamakjan.. yang ngantri sampe dua blok. Wuidih.. gagal lah Nyonya Buku menggabungkan diri dengan Zizekian itu. hehe

Makanya, undangan diskusi buku Manusia Politik menjadi menarik. Karena merasa otak enggak terlalu canggih, Nyonya Buku berusaha menelaah hasil telaah Robertus Robet atas Zizek. La rak ya gitu to?

Jadi, Sabtu itu Nyonya Buku kesana. Hujan. Aduh!

Pakai nyasar dulu karena naik motor lewat pondok cina.Padahal sebetulnya gampang aja ke kios buku Cak Tarno itu. Berhenti di stasiun UI, trus nyusurin gang.

Anyway.. sampai disana udah sedikit terlambat. Sudah jam 3 sore. Diskusi buku itu dimulai sekitar jam 2 siang. Rutin setiap minggu. Biasanya kelar sampai sesaat setelah Maghrib.

Sabtu itu ada Richard Oh, duduk nyender di kursi plastik sembari menghisap cerutu. Tommy F Awuy dan Bagus Takwin juga disana, duduk sembari ngobrol kanan kiri. Penulisnya, Robertus Robet juga hadir. Dia diam saja. Sementara pembahas buku Robet, Hizkia Yosie Palimpung asyik mempresentasikan pembacaannya atas buku Manusia Politik.

Meski terlambat, masih ada fotocopyan makalah Hizkia yang dibagikan oleh Cak Tarno. Walah.. serius toh.😀

Menurut Nyonya Buku, makalah Hizkia cukup asyik dan menjadi pengantar (baca:provaktor) yang baik untuk segera mengunyah buku Manusia Politik yang sebetulnya merupakan disertasi Robertus Robet di Sekolah Tinggi Filsafat  Driyarkara Jakarta.

Acara diskusi itu menjadi perkenalan awal Nyonya Buku dengan kios buku Cak Tarno. Di hari-hari biasa, banyak juga yang nongkrong disitu meski tidak ada bedah buku. Soalnya disitu ada kedai makanan juga. Ada jus buah,  ada teh apel. :D  Kalau sore, ada pemusik jalanan gitu, mainin lagu-lagu Kenny G.

Buku-buku yang ditawarkan di sana rata-rata mengenai kajian humaniora, sampai filsafat dan kebudayaan. Buku-buku terbitan Jalasutra, Marjin Kiri dan Resist Book mendominasi. Anda tidak akan menemukan buku-buku chicklit atau pun komik. Juga buku-buku terbitan Gramedia.

Lumayan loh, ada diskonnya. Rata-rata 10 persen plus bonus sampul plastik.

Dan yang paling menyenangkan, Cak Tarno tipe pedagang buku yang tahu betul apa yang dia jual. Dia bisa memberikan rekomendasi mengenai buku yang cocok dengan pencarian kita.

so, kios buku Cak Tarno termasuk daftar toko buku asyik Nyonya Buku. Because you will get reading room, apple tea, a cup of coffee, noisy juicer, music dan gang becek kala hujan. whatta blend!😀

5 comments

  1. Mw tanya dong nyonya, toko buku diktat kuliah dari luar negri, ex Mc Graw Hill Osborne, Cambridge, etc.. yang terjangkau ma kantong mahasiswa ada ga di sekitar kampus UI? meskipun tuh diktat foto kopian juga gpp.. Thx

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s