2011 reading challenge

 

Di awal tahun, Goodreads punya fitur baru, 2011 Reading Challenge. Kita bisa tentukan berapa banyak buku yang ingin kita baca tahun ini. Aku sendiri pasang target 100 buku. Kenapa 100? Ya iseng aja, biar kayak daftar ‘100 buku tahun ini’ gitu lah. :P  dan kebetulan angka itu masih masuk akal. Kalau dihitung-hitung, ya  sekitar 2 buku per minggu. Minimal. Hehehe. Bisa gag ya?

Ya entahlah, aku coba aja.Kalau bisa kelar, aku mau menghadiahi diriku dengan ruang baca yang nyamannnnnn sekali.. serta membolehkan diri untuk belanja buku lagi. hehehe…

Picture:scene-stealers

Dan Januari ini, niatku baca buku-bukunya JD Salinger.  Januari, menurutku memang ‘sangat Salinger’. Dia lahir dan mati bulan Januari. Tgl 27 Januari nanti, tepat 1 tahun meninggalnya Salinger. Umurnya habis di 91 tahun.  Aku enggak pernah mengira umur Salinger bisa selama itu, karena menurutku manusia-manusia gelisah macam dia enggak bakal punya umur panjang. hahaha. dangkal banget mikirku ya…

Anyway, The Catcher in The Rye masuk dalam daftar target bacaku tahun ini.  Maksudku, aku ingin bener-bener serius ‘bergaul’ dengan si Holden itu. Dan entah kenapa, waktu selesai baca, ini cerita kok masih oke aja ya.  (Status tanggal 4 Januari: 1% of target)

Maksudku, Salinger itu kan nulis cerita ini dengan gaya bergumam, seperti orang nggerundel sendirian. Tapi kita gag dibikin bosan. Menurutku itu gaya bercerita yang keren banget.

Dan si Holden itu, tetap saja seorang remaja penuh amarah, yang hampir-hampir tidak menyukai semua hal dalam kehidupan –kecuali adik2nya, Allie dan Phoebe serta pelajaran Bahasa Inggris. Pokoknya, si Holden itu bukan cowok hebat dalam kategori lelaki pujaan ala cerita Ayat-Ayat Cinta itu lah. Tapi aku pikir, aku pasti jatuh cinta setengah mati ama si penyuka buku itu. Sekaligus pusing dan putus asa lantaran kegalauannya. Maksudku, orang yang sempet-sempetnya mikir dimana semua bebek penghuni danau kecil di Central Park New York City saat musim dingin –dan sempat pula menanyakannya ke supir taksi–, pasti bukan orang biasa-biasa aja kan. Pasti menarik sekali isi kepalanya. Apa yang dia pikirkan dan dia caci maki dalam hatinya. Ya si Holden itu jenis begitu lah. Jenis laki-laki yang rada ‘ganggu’ gitu ama omongannya, pertanyaan-pertanyaannya, tapi aku yakin banget bakal dibikin bengong ama Holden kalo kita lagi hang out. hehehe

Dulu aku pikir, kalo difilm-kan, Holden ini mungkin cocok diperankan oleh Ethan Hawke. Tapi lama-lama aku pikir kok jadi enggak ada yang pantes. Enggak tau juga kenapa. Kadang-kadang aku ngerasa Holden itu ya Holden, seperti teman yang benar-benar kita kenal dan bukan cuma tokoh rekaan Salinger. Lagipula kalo Holden sampai tau aku berpikir seorang aktor yang cocok buat memerankan dia, wah pasti aku masuk dalam daftar ‘gadis bodoh yang tak tau apa-apa’-nya. Holden suka baca, tapi enggak suka nonton film. Menurut dia aktor-aktor itu busuk semua. Hahaha..tuh, kan, aku mulai gila.

Kelar dengan The Catcher in the Rye, aku mau lanjut ama Franny and Zooey ah. Mudah-mudahan  akhir bulan ini bisa kelarin My Salinger’s List:

  • The Catcher in the Rye (1951)
  • Nine Stories (1953)
    • “A Perfect Day for Bananafish” (1948)
    • “Uncle Wiggily in Connecticut” (1948)
    • “Just Before the War with the Eskimos” (1948)
    • “The Laughing Man” (1949)
    • “Down at the Dinghy” (1949)
    • “For Esmé – with Love and Squalor” (1950)
    • “Pretty Mouth and Green My Eyes” (1951)
    • “De Daumier-Smith’s Blue Period” (1952)
    • “Teddy” (1953)
  • Franny and Zooey (1961)
    • “Franny” (1955)
    • “Zooey” (1957)
  • Raise High the Roof Beam, Carpenters and Seymour: An Introduction (1963)
    • “Raise High the Roof-Beam, Carpenters” (1955)
    • “Seymour: An Introduction” (1959)

 

Anyway, Happy New Year all…Happy reading. Do you have any target this year?😀

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

4 comments

  1. Nyah, kolekasinya muantebs bener. Not really into the Salinget-Holden cult, but really envy you for the books. Tinggal di JKT enggak si? Dimana dapat buku2 itu? And oh, needless to say, your blog is cool.

  2. iya, tinggal di Jakarta. ada buku Salinger yg kudapat pas QB bangkrut (2006) -hiks-, ada yang e-book, dan ada juga yang beli di toko buku bekas di Ubud.

    Btw buku-buku ini banyak kok di Kinokuniya..

    makasih banyak nyonya dewi dah mampir ya…😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s