Pinjam meminjam buku digital

eBookFlingDi Amerika Serikat, jumlah pembaca buku digital rupanya terus mengalami kenaikan. Dan bukan rahasia lagi, banyak pengguna Kindle yang dibesut Amazon dan Nook (dari  Barnes&Nobel) yang saling mengunduh cerita.  Membaca kondisi tersebut, Bookswim sekalian saja menyediakan jasa pinjam meminjam buku digital melalui situs baru mereka, ebookfling.com.

Pengguna layanan ini terlebih dulu diminta mendaftkar diri. Lalu menuliskan daftar e-book miliknya yang bisa dipinjamkan ke orang lain. Jika ada anggota lain yang meminjam, maka si pemberi pinjaman ebook  akan mendapatkan 1 poin. Nah, poin itu bisa digunakan untuk meminjam ebook anggota ebookfling lainnya. Kalau belum punya poin, cukup bayar US1.99 ke ebookfling.

Karena formatnya digital, begitu kita pinjam e-book, maka konten dikirim ke akun kita di ebookfling, lalu bisa diunduh ke desktop,  pc mac, kindle, nook, ponsel pintar iPhone, Blackberry, atau  ponsel -ponsel android. Setelah 14 hari, dengan sendirinya file buku akan hilang. Hohohoho… seru ya?

Ebookfling didirikan oleh bookswim, penyedia jasa peminjaman buku fisik yang dikirim ke rumah.😀

Btw, aku jadi ingat,  staf Papataka.com, situs penjual e-book di Indonesia, pernah bilang, bahwa satu buku digital yang dibeli dari mereka bisa di-sharing ke 5 device. Jadi sebetulnya, bisa juga patungan buat beli, atau ya buka semacam layanan pinjam buku digital. Hm, sayang pengguna e-reader di Indonesia masih sedikit ya..

3 comments

  1. Soalnya harga ebook reader masih mahaaaaal banget! Malah ada harga ebook reader bisa buat beli hp BB baru. Trus, tinggal install mobi reader aja di hp. Jadi deh ebook reader juga.😀

  2. Saya sendiri masih lebih memilih untuk membaca buku tercetak. Kenapa? Harga ebook reader masih mahal:mrgreen:. Selain mahal, kesan membacanya juga berbeda. Kalau baca buku tercetak bisa seharian tidak berhenti membaca, kalau baca buku digital kadang hanya kuat lima menit😀

    Tapi resikonya muncul pada saat meminjamkan buku. Sudah beberapa kali terjadi kasus klasik ‘buku dipinjam tidak dikembalikan’ atau ‘buku dipinjam saat kembali rusak parah’. Wah, naas. Apalagi kalau bukunya sudah tidak dicetak -_-

  3. Saya sih sudah meninggalkan buku cetak dan mulai baca buku digital. kenapa?
    1. lebih enteng, karena saya suka baca buku dan kebetulan tebal2. dengan buku digital ini cukup bawa 1 ereader.
    2. percaya atau tidak, baca ebook lebih cepat dibandingkan dengan buku biasa. Lalu tulisannya yg bisa di besar kecilkan dan bookmark memudahkan untuk melanjutkan baca.
    3. Tiap kali kepikir mau beli buku saya suka lupa, sehingga ga jadi beli. Tapi kalo ebook, langsung download dan baca
    4. Bisa dibaca di beberapa device. Misalnya saya taro dimobil, dan dirumah. Kalo ketinggalan, masih bisa dibaca di laptop. Sedangkan kalo buku biasa, kalo ketinggalan ya udah apes ga bisa lanjutin baca.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s